Cara Menanam Seledri Dari Biji dan di Air

Tertarik menanam seledri tapi tidak tahu caranya? Tenang, cara menanam seledri ini sangat mudah. Mulai dari menanam, merawat hingga memanen seledri bisa dikatakan cukup mudah. Anda tidak membutuhkan banyak tanah, Anda bahkan bisa menanamnya di dalam pot. 

Cara Menanam Seledri dari Biji

Biji seledri berukuran kecil dan sulit tumbuh. Anda bisa mencoba mencampurnya dengan pasir terlebih dahulu, lalu taburkan campuran benih dan pasir di atas tanah pot. Kemudian, tutupi benih dengan tanah, karena benih seledri suka ditanam di tempat yang dangkal. Saat biji seledri sudah bertunas dan cukup besar, pangkas bibit atau cabut ke dalam pot terpisah. 

Pertumbuhan tanaman seledri membutuhkan banyak air. Pastikan tanahnya lembab merata dan jangan lupa disiram. Benih kecambah dapat dipindahkan setelah 3-4 daun atau 1 bulan. Kemudian dapat dipindahkan ke dalam vial atau polybag. Isi pot dengan tanah gembur dan kaya nutrisi, lalu Anda bisa menyemai benih dan memadatkannya agar seledri tumbuh tegak. 

Anda tahu, seledri tidak mentolerir kekeringan. Jika tanah tidak selalu lembab, itu akan mempengaruhi rasa seledri. Anda juga perlu melakukan pemupukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman seledri. 

Selain air, pastikan juga pemberian nutrisi seperti pupuk organik berbahan dasar air, yang bisa dilakukan 1-2 minggu sekali. Setelah melakukan serangkaian perawatan, seledri bisa Anda panen saat tanaman sudah terlihat rimbun dan berumur 1 hingga 3 bulan.

Cara Menanam Seledri di Air

Menanam seledri dari pangkal batang merupakan proyek berkebun yang menyenangkan, mudah, dan cepat. Ada 2 cara untuk melakukannya, baik menggunakan air dalam wadah atau menanam akarnya di tanah pot. 

Saat menanam seledri Anda sendiri, pertimbangkan untuk memulai dengan seledri organik. Ini karena seledri sering menduduki peringkat tinggi untuk residu pestisida. Anda bisa menemukan tandan seledri yang saling berdekatan. Pastikan juga daunnya berwarna hijau dan segar. 

Cara menanam seledri dalam air dimulai dengan mengiris bagian bawah seledri dengan pisau besar yang tajam. Potong bagian bawah seledri sekitar 3 cm dari pangkalnya. Kemudian, bungkus seledri dengan foil atau cling film dan segera dinginkan.

Cara sederhana ini bisa menjaga kesegaran seledri sedikit lebih lama dibanding seledri yang dibungkus plastik. Untuk menghidupkan kembali batang yang pudar, potong setengah inci di kedua ujungnya. Kemudian, rendam dalam semangkuk air es selama 30 menit. Selanjutnya, ambil akar seledri dan tancapkan ke wadah kecil dengan air sekitar 1 inci menggunakan tusuk gigi. 

Tempatkan wadah di tempat yang terang, jauh dari sinar matahari langsung. Biasanya seledri akan mulai berkecambah dalam waktu 1-2 hari. Ingatlah untuk mengganti air setiap beberapa hari dan pastikan piring tidak mengering. Setelah berukuran 3 cm, seledri sudah bisa dipindahkan ke tanah. 

Siapkan pot dengan lubang yang dalam dan lebar dan susun seledri dari akar hingga ujungnya. Cara menanam seledri di atas mungkin sulit bagi sebagian orang yang baru memulai namun tidak ada salahnya untuk mencoba. Anda juga bisa mendapatkan informasi tambahan di Orami.co.id.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *